08 February 2006

Menejemen Dakwah

Beberapa hal yang menjadi faktor keberhasilan dalam dakwah :

  1. Adanya rencana, program, sasaran dan target

Dari siroh nabawiyah dapat diketahui bahwa rencana, program, sasaran dan target diperintahkan Allah kepada Rosulullah dalam wujud wahyu baik secara langsung maupun tidak langsung

  1. Keteladanan – Komitmen Dai atau Pemimpin

Apa yang diucapkannya berupa nasehat/bimbingan kepada obyek dakwah, maka dialah yang pertama kali harus melaksanakan.

Rosulullah adalah suri tauladan bagi kita semua.Beliau adalah manusia yang paling sempurna akhlaqnya sampai-sampai Allah sendiri memujinya di dalam Al Quran. Beliau adalah orang yang pertama kali melakukan apa yang diperintahkan atau dinasehatkan kepada keluarga atau sahabat-sahabatnya.

  1. Membuat atau menetapkan sarana atau cara yang dapat mengikat hati obyek dakwah dengan memanfaatkan unsur-unsur perasaan / emosional menggunakan fungsi-fungsi organisasi. Contoh yang diberikan Rosulullah : setiap selasai sholat berjamaah bersama para sahabat Beliau selalu mengabsen para sahabat yang biasa datang sholat berjamaah. Jika ada sahabat yang tidak hadir maka Beliau akan menanyakan kenapa? Dan bila ia sakit maka beliau menjenguknya.

  1. Mengetahui, memahami dan memanfaatkan potensi yang ada pada obyek dakwah.

Jangan memaksakan kehendak menurut gambaran idealisme yang menurut kita sangat bagus. Ketika Umar Bin Khattab masuk Islam, Rosulullah mengetahui bahwa Umar adalah seorang jagoan berkelahi, maka ketika saat perang datang maka Umar dijadikan salah satu pemimpin pasukan kaum muslimin.

  1. Melakukan penataan, mengkoordinasi potensi-potensi.

sehingga seseorang diberi atau ditempatkan pada amanah yang sesuai dengan kapasitasnya.

  1. Menginterospeksi diri / mengadakan evaluasi terhadap rencana / program yang dilakukan

Sebagaimana yang Rosullah lakukan ketika beliau bermuhasabah diri ketika ternyata dakwah yang disamapaikan tidak disambut dengan baik oleh penduduk Mekkah. Beliau mengadukannya kepada Allah sebagai pembuat rencana, maka Allah pun berfirman : “Janganlah kamu sedih terhadap kekafiran mereka, sesungguhnya tugas mu hanya menyampaikan.”