Malam semakin larut, jarum jam menunjukkan pukul 11 malam. Di depan laptop yang masih menyala, tumpukan draf RPP seolah tak kunjung usai. Di sela rasa lelah yang menggerogoti, sebuah notifikasi berita muncul di ponsel: "AI akan menggantikan guru dalam lima tahun ke depan." Pernahkah Anda merasakan debaran kecemasan itu? Rasa takut akan menjadi tidak relevan di tengah gelombang teknologi yang begitu cepat? Jika ya, Anda tidak sendirian. Namun, mari kita tarik napas dalam-dalam. "Untuk setiap guru yang pernah menutup laptop di jam 11 malam, lalu bertanya dalam hati: 'Apakah aku masih relevan?' ... Ketakutan itu masuk akal. Ia muncul karena Anda peduli — pada murid-murid Anda, pada profesi yang Anda pilih dengan sengaja." Buku Guru Cyborg karya Isparmo hadir untuk mengingatkan bahwa transisi ini adalah sebuah tangga, bukan tebing . Anda tidak perlu melompat ke dalam jurang teknologi yang menakutkan, melainkan mendakinya satu per satu. AI bukanlah ancaman yang ...
Pembelajar Ai dan Machine Learning